Eksplor kebudayaan Jawa
Hari-Hari yang Dihindari untuk Pernikahan dan Hajatan Menurut Primbon Jawa
Di balik setiap undangan pernikahan Jawa, ada satu proses yang tidak tertulis di kartu: memilih hari yang tidak boleh salah. Primbon Jawa menyimpan daftar panjang tanggal, bulan, dan siklus waktu yang dipercaya membawa celaka bagi …
Read More
Wayang Kulit Goes Global: Dalang Jawa Membawa Mahabharata ke Kanada
Pada 7 April 2026, ruang pertunjukan Djavad Mowafaghian World Art Centre di Vancouver, Kanada, dipadati penonton yang belum pernah mendengar nama Pandawa Lima. Mereka duduk dalam kegelapan, menatap cahaya yang menembus layar putih tipis, menyaksikan …
Read More
Bulan Selo: Makna di Balik Larangan Menikah dalam Adat Jawa
Setiap tahun, ada periode sekitar 29 hari di mana gedung pernikahan di kota-kota Jawa mendadak sepi. Tanggal-tanggal di bulan itu kosong dari pemesanan. Para orang tua mengingatkan anak-anaknya jauh sebelum undangan sempat dicetak. Itulah bulan …
Read More
Jenang: Manisnya Simbol Harapan dalam Upacara Jawa
Ada satu jenis hidangan yang hampir selalu hadir di setiap momen penting dalam daur hidup orang Jawa. Dari kelahiran bayi hingga pernikahan, dari selamatan kehamilan hingga langkah pertama seorang anak menyentuh tanah. Hidangan itu adalah …
Read More
Jer Basuki Mawa Bea: Ketika Filosofi Jawa Bertemu Hustle Culture
Di era media sosial, kita dibanjiri kutipan tentang kerja keras. "Rise and grind." "Sleep is for the weak." "Hustle harder." Narasi bahwa kesuksesan hanya datang kepada mereka yang berkorban tanpa batas sudah menjadi semacam agama …
Read More
Sunan Bonang: Pencipta Suluk dan Dakwah dengan Gamelan
Di antara sembilan Wali Songo yang menyebarkan Islam di tanah Jawa, Sunan Bonang memilih cara yang paling tak terduga. Ia tidak datang dengan kitab di tangan atau ceramah di hadapan khalayak. Ia datang dengan bunyi, …
Read More
‘Mikul Dhuwur Mendhem Jero’: Menghormati Leluhur ala Jawa dan Konsep Filial Piety Tiongkok
Ada sebuah pepatah Jawa yang hidup bukan di dalam teks, melainkan di dalam percakapan. Diucapkan oleh orang tua kepada anaknya, oleh guru kepada muridnya, kadang juga di pidato pernikahan dan sambutan pemakaman. Bunyinya sederhana: mikul …
Read More
Mangkunegara IV: Pencipta Serat Wedhatama
Di antara para pemimpin Jawa yang pernah ada, ada satu nama yang meninggalkan jejak ganda: sebagai negarawan yang membangun, dan sebagai pujangga yang menulis. Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV bukan hanya memimpin Kadipaten …
Read More
Filosofi Arah Rumah dan Harmoni Keluarga dalam Tradisi Jawa
Nenek moyang kita tidak memilih tapak rumah dengan cara yang sederhana. Mereka berdialog dengan semesta sebelum memancangkan tiang pertama. Setiap arah mata angin membawa karakter tersendiri. Setiap orientasi bangunan adalah pernyataan tentang siapa penghuninya dan …
Read More
Ramuan Tradisional Jawa untuk Mengobati Batuk
Dalam budaya Jawa, penyakit sehari-hari seperti batuk tidak hanya dipandang sebagai gangguan kesehatan, tetapi juga sebagai tanda ketidakseimbangan tubuh. Untuk mengatasinya, para leluhur meninggalkan warisan berupa jampi atau ramuan herbal yang diracik dari bahan-bahan alami. …
Read More